Mentri Sudah Ada, Presiden juga ada, untuk apa sekolah??

March 23, 2009 at 11:32 pm | Posted in Kegelisahan | Leave a comment
Tags: , ,

Begitulah kata-kata yang pernah saya dengar dan masih saya ingat hingga saat ini. Kalimat tersebut terucap dari tetangga saya yang sedang mencangkul di sawah. Waktu itu, saya Cuma tersenyum dan tidak memberikan jawaban apa-apa, karena tidak tahu persis jawabannya kayak gimana, maklum polos banget saya waktu itu.

Bisa jadi cara pandang itu juga dimiliki sebagian masyarakat kita. Memang betul sih, persiden sudah ada, mentri masih banyak. Ngapain pula sekolah yang hanya buang2 waktu dan tenaga? Memang sebuah cara pandang yang sederhana.

Tapi jika saya teliti, cara pandangan tersebut tidak lah terlalu baik dan belum tentu benar. Saya pikir kita sekolah tidak melulu bahwa ujung-ujungnya jadi menteri atau jadi presiden. Kita sekolah agar kita bisa memahami alam sekitar dan memanfaatkannya dengan baik. Tapi memang sih, sekolah tidak harus formal, bisa juga secara informal. Namun demikian dalam kondisi dimana bukti tertulis juga berperan penting, maka mengikuti pendidikan dan bersolah secara formal penting juga sehingga bisa meretas jalan menuju jenjang pendidikan formal selanjutnya.

Nah, jika kita tidak bersekolah, maka para presiden dan mentri itu akan keenakan karena warga negaranya nya bodoh-bodoh yang artinya kekuasaan obsolut ada ditangan para penguasa. Orang yang sekolah pun banyak diindoktrinasi oleh pasal-pasal dan sejarah yagn sengaja direkayasa untuk menyuburkan stabilitas kekuasaan ditangan segelintir orang. Apalagi orang yant tidak sekolah yang tidak tahu apa-apa, yant tidak mengalami bagaimana indoktrinasi itu berjalan secara sistematis.

Kini, saya sudah muak dan melupakan pasal-pasal dalam pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila). Waktu itu saya dipaksa untuk hapal, namun saya tidak pernah tahu apa artinya dan bagaimana prakteknya dilapangan. Bukankah itu bentuk pembodohan.
Sekolah sesungguhnya diciptakan bukan untuk membodohi tapi untuk menginspirasi dan memberikan pencerahan.

Menjadi Menteri dan Presiden adalah instrumen saja, tapi pendidikan melihat bagaimana instruement itu digunakan untuk mensejahtrakan rakyat secara luas -bukan rakyat tertensu saja- dengan sistematis dan akademis.

Ayo bersekolah……

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: